Background

Thursday, September 18, 2014

Pertemuan 2 (16 September 2014)

Hello guys!
Setelah postingan tugas pertama saya yang telah saya bagikan ke kalian semua kemarin, hari ini saya kembali mengikuti mata kuliah “Filsafat” dan belajar beberapa hal baru. Jadi, sekarang saya akan membagikan sedikit tentang apa yang saya dapatkan dari materi pelajaran tanggal 16 September 2014 atau bias dibilang pertemuan kedua dalam Blok Filsafat.
Hari ini saya belajar sedikit tentang “Pencabangan Filsafat” diantaranya yaitu; Aksiologi danMetafisika.
Pada awalnya saya sedikit bingung karena sepanjang yang saya ketahui Filsafat itu sendiri merupakan sebuah ilmu yang mencakup keseluruhan ilmu yang ada di dunia. Tetapi, kenapaFilsafat dibagi lagi?
Ternyata, jawaban dari pertanyaan saya tersebut adalah: Karena terlalu luasnya cakupan filsafat, sehingga jika filsafat dipertahankan sebagai satu ilmu tanpa adanya pencabangan, orang yang mempelajari filsafat akan kesulitan karena luasnya cakupan Filsafat itu sendiri. Oleh karena itulah, filsafat perlu dicabangkan menjadi ilmu-ilmu yang lebih kecil cakupannya. Dan, pencabangan yang hari ini saya pelajari adalah:

Aksiologi
(Axios=Nilai , Logos=Ilmu)

                Dari apa yang saya tangkap di kelas, Aksiologi merupakan salah satu pencabangan ilmu Filsafat yang membahas tentang nilai-nilai yang berlaku disekitar kita, dan Aksiologi juga membahas tentang bagaimana manusia menggunakan pengetahuan yang telah ia miliki. Intinya, Aksiologi mempelajari tentang bagaimana manusia menggunakan dan memberikan Nilai-nilai dalam kehidupannya.
Hal penting lainnya yang dapat saya cerna dari sedemikian banyak hal yang telah disampaikan oleh dosen saya tadi adalah bahwa Aksiologi membedakan dengan jelas “Fakta” dan ”Nilai”.
  • Fakta, Merupakan sesuatu yang nyata dan dapat diobservasi secara langsung. Mis:Pantai itu dipenuhi terumbu karang dan ikan-ikan yang sangat banyak.
  • Nilai, Merupakan sesuatu yang kita tambahkan terhadap fakta yang sudah ada. Mis: Pantai itu sangat Indah, Pantai itu menyejukkan hati.
Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu member nilai kepada setiap hal yang kita lihat maupun amati. Nilai yang kita berikan kepada suatu fakta tentu berbeda dari satu orang ke orang yang lain. Seperti halnya saya sendiri; Jika saya melihat seorang yang mencela pembicaraan orang lain (Fakta), saya akan langsung menganggap bahwa orang tersebut tidak sopan (Nilai). Namun, nilai yang saya berikan ini tentu akan berbeda jika ditanyakan kepada orang yang mencela pembicaraan tersebut, mungkin ia merasa bahwa itu hanya wujud dari kebebasan untuk menyatakan pendapat saja dan tidak menunjukkan nilai-nilai ketidak sopanan.
Sejujurnya selama pembahasan Aksiologi tadi berlangsung, saya masih sulit untuk mencerna apa yang ingin disampaikan oleh dosen pembimbing. Namun, meskipun agak sulit untuk dimengerti saya masih mampu menangkap inti-inti dari penjelasan dosen saya dan mengerti garis besar dari cabang Filsafat yang dinamakan Aksiologi ini.
Metafisika
(Meta=Sesudah , Physica=Fisika)
Banyak dari kita pada zaman sekarang ini menafsirkan bahwa Metafisika merupakan suatu bidan ilmu yang mempelajari tentang alam gaib atau dunia lain. Hal tersebuat sebenarnya adalah salah, karena Metafisika adalah sebuah cabang ilmu Filsafat yang mempelajari tentang pembahasan komprehensif mengenai semua yang ada dalam realitas.
Jadi, dalam pembahasan mata kuliah Metafisika ini saya mendapatkan pemahaman yang benar tentang Metafisika itu sendiri. Selama ini saya hanya mengerti metafisika secara awam dan mengira bahwa metafisika memang hanya mempelajari tentang dunia lain dsb. Tetapi setelah dijelaskan saya menjadi lebih mengerti kalau Metafisika itu ternyata lebih kompleks dari apa yang selama ini kita ketahui.
Selama kelas berlangsung dan membahas tentang Metafisika ini, saya melihat bahwa teman-teman mahasiswa termasuk saya mengalami “Kebingungan yang teramat sangat” sehingga memang membutuhkan waktu untuk dapat mengerti sepenuhnya apa sebenarnya Metafisika ini. Oleh karena itu, saya mungkin juga akan lebih banyak membaca dan mencari tahu tentang bidang ini agar mampu mengikuti pelajaran selanjutnya dengan baik.
So, itulah pemahaman saya tentang materi yang diberikan pada tanggal 16 September 2014 yaitu “Pencabangan Filsafat”. Tidak semua dari materi yang diberikan mampu saya cerna dan pahami secara menyeluruh, tetapi bukan berarti dengan ini saya akan menyerah dan berhenti mengikuti pelajaran selanjutnya dalam Blok Filsafat ini. Melainkan, dengan adanya kendala yang saya hadapi seperti ini, akan lebih memacu saya untuk mencari metode belajar yang efektif untuk mengatasi masalah-masalah yang saya dapatkan dalam blok kali ini.
#Quote: In fact, you can only fail in something when you stop doing it. So, keep doing it and you may never fail.

5 comments:

  1. ternyata filsafat banyak pencabangannya ya... keren

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya jeell kamu juga baru tau ya? hahaa

      Delete
  2. ditunggu ppstingan tentang filsafat yang lain yahhh !!!

    ReplyDelete
  3. Lengkap! Good job mike! :D 90 buat ini!

    ReplyDelete